Yoghurt Tango Sprite Fanta Kokakola
anak itu hari ini nggak sekolah (lupa alasannya apa). jadi, tadi pagi ikut ibunya ke kantor, sambil menunggu dijemput tantenya yang sedang di pasar.
Emaknya: «sambil mengangkat telepon» duduk sini ya, jangan lari-lari.
ibunya menghabiskan sepuluh menit-an untuk menelepon salah satu maskapai penerbangan, untuk mengubah tanggal penerbangan salah satu teknisi vendor yang tidak jadi pulang besok.
anak itu sepertinya takjub sekali mendengar ibunya mengeja menggunakan abjad fonetik.
setelah ibunya selesai telepon-teleponan, anak itu minta dijelaskan.
Emaknya: ya, supaya orangnya nggak salah denger. tau kan, kayak B atau D itu kan suka kedengerannya sama.
Anak Itu: ajarin!
lalu ibunya mengajarkan, sambil mengeja dari A sampai Z. setelah selesai, ibunya menyimpulkan: “Pokoknya pake kata yang orang lain taunya ejaannya begitu. Kayak B, Bravo, semua pasti tau kalo Bravo itu B, nggak mungkin D. Coba kamu baca kode ini…” (sambil menyodorkan secarik kertas dengan kode reservasi).
Anak Itu: “J… Jakarta. F… Fanta… Y… Yoghurt… S… Seprit… F… Fanta… K… Kokakola.”
yak… TETOOOT!